Transit, hunian, walkability

Dari curb ke city core.

Curb2Core mengajak warga membaca kota dari hal yang paling dekat: trotoar, halte, penyeberangan, rel, drainase, hunian, dan ongkos hidup sehari-hari.

3.4k+ pengikut Instagram yang membahas kota manusiawi
TOD rumah terjangkau dekat layanan dan transportasi publik
Walk trotoar, zebra cross, akses kursi roda, dan rasa aman
Core infrastruktur kota yang rapi, efisien, dan mudah dirawat

Cara pandang

Kota tidak selesai di aspal.

Dari kontennya, Curb2Core memakai bahasa yang mudah dipahami: masalah harian warga dibedah lewat urbanisme, transportasi, dan rekayasa infrastruktur yang masuk akal.

01

Transportasi publik adalah kapasitas, bukan aksesori.

Jalan lebar tidak otomatis mengangkut lebih banyak orang. Bus, KRL, MRT, dan prioritas ruang bisa memindahkan kota dengan lahan yang lebih efisien.

02

Rumah murah harus murah untuk dihuni.

Hunian subsidi jauh dari kerja, sekolah, pasar, dan halte bisa membuat biaya hidup naik lewat bensin, waktu tempuh, dan jarak.

03

Trotoar adalah infrastruktur dasar.

Parkir liar, tiang, kabel, dan got terbuka memaksa orang turun ke badan jalan. Pejalan kaki perlu ruang yang utuh, aman, dan bisa dipakai semua orang.

04

Solusi kota harus bisa dirawat.

Panel beton di perlintasan, drainase tertutup yang benar, dan utilitas yang tertata bukan kosmetik. Itu cara membuat kota bekerja lebih lama.

Yang dibahas

Konten yang memulai percakapan.

Topik-topik ini diambil dari pola unggahan terbaru Curb2Core: carousel edukatif, pertanyaan tajam, dan ajakan warga untuk melihat ulang ruang kota.

#TransportasiPublik 01

Lebar jalan vs jumlah orang yang diangkut

Membandingkan mobil, bus, dan kereta dari sudut kapasitas orang per jam, bukan sekadar luas aspal.

#TOD 02

Hunian vertikal dan mid-rise dekat transit

Menggeser fokus dari harga unit ke biaya hidup total: akses, waktu, layanan dasar, dan lingkungan aktif.

#WalkableCity 03

Zebra cross yang benar-benar terasa aman

Menjelaskan kenapa garis putih saja tidak cukup tanpa desain yang memperlambat kendaraan dan memberi prioritas.

#Trotoar 04

Trotoar bukan ruang sisa untuk parkir

Mengembalikan fungsi trotoar bagi ibu dengan anak, lansia, difabel, stroller, dan semua orang yang berjalan kaki.

#Infrastruktur 05

Perlintasan rel yang tidak cepat rusak

Mengubah masalah “lubang abadi” jadi diskusi material, getaran, keselamatan, dan panel modular.

#TataKota 06

Kabel, got, dan detail yang membentuk kota

Membahas utilitas dan drainase sebagai bagian dari kenyamanan berjalan, bukan hanya urusan teknis di balik layar.

Ikut bergerak

Komunitasnya dibangun dari kiriman warga.

Curb2Core membuka jalur kontribusi untuk ide topik, karya visual, kreator berbayar, dan dukungan operasional. Landing page ini mengarahkan semua pintu itu ke satu tempat.

Kirim ide & topik

Punya masalah kota yang layak dibedah? Mulai dari foto, lokasi, atau pertanyaan sederhana.

Buka formulir ->

Submit karya

Infografis, foto, video, atau observasi lapangan bisa jadi bahan percakapan publik.

Kirim karya ->

Content creator

Untuk kreator gambar atau video yang ingin membantu produksi konten urbanisme.

Daftar kolaborasi ->

Dukung produksi

Bantu riset, desain, dan publikasi konten agar percakapan kota tetap hidup.

Dukung via Saweria ->
Ilustrasi koridor kota dari trotoar menuju halte dan stasiun transit
Ilustrasi lokal: koridor transit, hunian, trotoar, dan ruang kota manusiawi.

Prinsip desain

Terasa ringan, tetapi argumennya tajam.

Gaya komunikasi Curb2Core cocok untuk halaman yang lugas: judul besar, contoh konkret, dan ajakan tindakan. Bukan brosur institusi, melainkan ruang warga untuk bertanya kenapa kota kita dirancang seperti ini dan bagaimana memperbaikinya.

Bahasa sehari-hari Teknis boleh, tapi harus bisa dipakai warga untuk melihat kotanya.
Berangkat dari masalah nyata Macet, takut menyeberang, trotoar terhalang, rumah jauh dari layanan.
Solusi yang bisa dibayangkan Panel beton, pelican crossing, mid-rise, TOD, drainase tertutup.
Ajakan berdiskusi Setiap isu dibuat terbuka untuk pengalaman dan ide warga lain.

Kota untuk manusia

Punya cerita dari curb kamu?

Kirim foto, lokasi, atau keresahan kecil yang sering dianggap biasa. Bisa jadi, dari satu curb lahir percakapan besar tentang cara kota bergerak.

Kirim sekarang